Apa Manfaat Booster ASI?

Pemberian ASI untuk buah hati hingga usia 2 tahun memang semakin digalakkan oleh pemerintah. Hal ini menjadi alasan semakin banyaknya jumlah ibu yang sadar pentingnya memberikan ASI sebagai nutrisi terbaik untuk buah hatinya. Booster ASI juga banyak digunakan untuk mendukung upaya peningkatan produksi ASI agar mencukupi kebutuhan anak. Tetapi hal tersebut bukan berarti bahwa setiap ibu memerlukan booster. Ibu menyusui terkadang tidak memerlukan booster ASI, apabila memenuhi beberapa syarat di bawah ini :

Ibu harus memiliki mindset yang positif

Produksi ASI ibu tidak terlepas dari kondisi psikologisnya. Untuk menjamin produksi ASI ibu melimpah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan anak, ibu harus memiliki mindset yang positif bahwa ibu harus berhasil memberikan ASI eksklusif tanpa perlu mengkonsumsi vitamin atau suplemen lain sebagai booster ASI. Ibu yang memiliki mindset positif dan bebas stress akan menghasilkan produksi ASI yang lancar.

Menerapkan prinsip supply by demand

Prinsip supply by demand berlaku dalam pemberian ASI. Produksi ASI akan semakin meningkat apabila terjadi peningkatan kebutuhan. Bila anak semakin sering menyusu, maka secara otomatis produksi ASI semakin meningkat. Bila anak sudah memasuki masa mengonsumsi MPASI (makanan pendamping ASI), maka waktu bayi menyusu akan semakin berkurang. Untuk mempertahankan agar produksi ASI ibu tetap melimpah, ibu dapat sering memerah ASI dan menyimpannya. Dengan begitu supply by demand dari produksi ASI akan berjalan lancar hingga proses mengASIhi selama 2 tahun.

Dibanding konsumsi suplemen, ibu lebih baik memperbanyak makan

Ada banyak cara meningkatkan produksi ASI selain memilih mengkonsumsi ASI booster terbaik. Dibanding memilih mengkonsumsi vitamin atau suplemen untuk meningkatkan produksi ASI, ibu lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan sarat gizi seimbang. Kualitas dan kuantitas ASI yang dihasilkan tergantung dari kecukupan nutrisi pada makanan ibu. Jadi bagi ibu yang memenuhi makanannya dengan gizi seimbang, maka dapat dipastikan bahwa produksi ASI, baik kualitas dan kuantitasnya pun akan baik, sehingga ibu  tidak memerlukan lagi adanya booster ASI.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *