Kendala Persiapan Pemilu Legislatif 2019

Pelaksanaan pemilu legislatif 2019 yang sudah semakin dekat memang sangat berwarna. Namun pada masa persiapan ternyata ada berbagai kendala yang ditemui. Persoalan ini muncul dari berbagai sektor bahkan sudah terjadi masalah sebelum Komisi Pemilihan Umum atau KPU membuka pendaftaran administrasi partai yang akan menjadi peserta pemilu di awal Oktober tahun 2017. Hal ini membuat tahap persiapan juga sangat panas bahkan jauh sebelum pelaksanaan pemilu yang sebenarnya.

Kader Partai yang Ada Dalam Lingkaran Korupsi

Tahun ini memang ditemukan begitu banyak kasus korupsi yang tertangkap oleh Komisi Penyelidikan Korupsi (KPK) mulai dari pejabat besar hingga daerah. Namun ternyata kader partai yang masuk dalam pusaran korupsi tersebut akan maju lagi di pemilu legislatif 2019. Tentunya hal tersebut menimbulkan polemik di kalangan masyarakat yang khawatir bahwa masalah korupsi ini tidak akan pernah berakhir ketika seorang koruptor yang mungkin kasusnya sudah selesai atau masih berjalan bisa mengajukan diri dalam pemilihan legislatif mendatang. Banyak pendapat yang bermunculan, bahkan di setiap partai setidaknya ada minimal 2 orang mantan koruptor yang namanya tertera dalam calon legislatif untuk pemilu tahun 2019.

Sistem Informasi yang Bermasalah

Sistem Informasi Partai Politik atau Sipol merupakan sistem elektronik yang digunakan untuk melakukan pendaftaran administrasi bagi peserta pemilu 2019. Sistem ini dikembangkan oleh Komisi Pemilihan Umum ternyata bermasalah atau error saat para calon peserta akan melakukan tahapan pendaftaran. Ada beberapa partai yang memang gugur dalam proses pendaftaran melalui Sipol tersebut melakukan gugatan pada Bawaslu karena memang sistem yang bermasalah bukan kesalahan mereka saat mendaftar. Akhirnya untuk mengatasi masalah tersebut, Bawaslu meminta KPU untuk memberikan kesempatan pendaftaran ulang untuk partai politik. Sehingga proses perbaikan pendaftaran ini bisa diatasi dengan baik oleh pihak KPU.

Banyaknya Isu yang Berkembang Terkait Calon Legislatif Maupun Presiden

Tebar isu sana-sini seakan membuat panggung politik semakin memanas menjelang pemilihan umum serentak pada awal tahun 2019 mendatang. Sebagai warga negara yang baik tentunya juga harus pandai dalam memilah berita yang benar dan tidak. Kemudahan informasi saat ini memang membuat celah yang mudah untuk membuat sebuah berita bohong, tetapi juga memberikan kesempatan untuk siapa saja mencari kebenarannya terlebih dahulu tergantung pribadi masing-masing.

Adanya berbagai masalah atau kendala ada dalam persiapan pemilu 2019 nantinya memang menjadi hal yang seakan lumrah ada dalam dunia politik. Apalagi dengan adanya media sosial saat ini membuat segala berita menjadi lebih terbuka dan menjadi celah untuk membuat suasana politik menjadi lebih panas. Untungnya koordinasi yang baik selalu dilakukan baik dari pihak Bawaslu maupun KPU selama persiapan pemilu legislatif 2019.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *